Nama : Suci
Qamariah
NIM : F1081131031
Kelas : IV (Empat) B Reguler A
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah Dasar : SDN 31
Pontianak Barat
Mata
Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/ II
Alokasi
Waktu : 2 x 35 menit
Standar
Kompetensi : Geometri dan Pengukuran
8.
Memahami sifat bangun ruang sederhana dan hubungan antar bangun datar
Kompetensi Dasar : 8.3. Mengidentifikasi benda-benda dan bangun
datar
simetris.
Indikator
: 8.3.1. Mengidentifikasi ciri bangun datar yang
simetris.
8.3.2. Menentukan dua bangun datar yang simetris
8.3.3. Menentukan tiga bangun datar yang tidak
simetris
8.3.4. Menentukan
sumbu simetri suatu bangun datar.
I.
Tujuan Pembelajaran
1.
Setelah melakukan kegiatan dengan menggunaan
model-model gambar bangun datar, siswa dapat megidentifikasi ciri bangun datar
yang simetris dengan tepat.
2.
Setelah melakukan kegiatan dengan
menggunakan model-model gambar bangun datar, siswa dapat menentukan tiga bangun
datar yang simetris dengan tepat.
3.
Setelah melakukan kegiatan dengan
menggunakan model-model gambar bangun datar, siswa dapat menentukan dua bangun
datar tidak simetris.
4.
Melalui kegiatan tanya jawab
dengan menggunakan model-model gambar bangun datar, siswa dapat menentukan
sumbu simetri suatu bangun datar dengan tepat.
Karakter siswa yang diharapkan :
Rasa ingin tahu , Mandiri, Kreatif,
Kerja keras, Demokratis, Tanggung-jawab dan teliti.
II.
Materi Pembelajaran
A.
Mengenal Kesimetrian Bangun Datar
1.
Bangun Datar Simetris
Bangun datar
memiliki banyak sifat dan ciri khusus yang dapat dibedakan antara bangun datar
satu dengan yang lainnya. Ciri tersebut diantaranya adalah adanya bangun datar
yang simetris dan yang tidak simetris atau yang disebut dengan asimetris.
Bangun datar simetris adalah
bangun datar yang dapat dilipat (dibagi) menjadi dua bagian yang sama persis
baik bentuk maupun besarnya. Jadi, bangun datar simetris dapat dikatakan juga
sebagai bangun datar yang dapat dilipat menurut garis simetrinya, semua
pasangan sudut saling bertemu. Berikut ini adalah beberapa contoh bangun datar
yang termasuk simetris:
2.
Bangun Datar Tidak Simetris
Bangun datar tidak simetris adalah
bangun datar yang tidak memiliki garis simetri. Jadi bangun tidak simetris
adalah bangun datar yang apabila dilipat atau dibagi menjadi dua bagian, maka
ukuran dan bentuknya akan berbeda. Bangun datar yang tidak simetris disebut bangun asimetris. Berikut adalah
contoh bangun datar yang tidak simetris:
3. Mengenal Sumbu Simetri
Sumbu simetri
atau garis simetri adalah garis yang membagi bangun datar menjadi dua bangunan
yang simetris.
Perhatikan
contoh berikut!
A dan B adalah garis simetri atau sumbu
simetri. Berdasarkan gambar dapat diketahui bahwa bangun persegi panjang memiliki
dua sumbu simetri.
III.
Alokasi Waktu
2 x 35
menit
IV.
Metode Pembelajaran
a. Metode tanya jawab
b. Metode latihan
c. Metode diskusi
d. Metode demonstrasi
V.
Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
a.
Salam dan doa
b.
Absensi siswa
c.
Apersepsi : Anak-anak kita telah
mempelajari tentang berbagai macam bangun datar. Pada hari ini kita akan
mempelajari tentang mengidentifikasi benda-benda dan bangun datar simetris.
Nah, contoh yang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari adalah binatang
kupu-kupu. Pada kupu-kupu terdapat sayap yang keduanya memiliki ukuran dan
bentuk yang sama besar. Oleh karena itu, permukaan sayap kupu-kupu termasuk
contoh bangun datar simetris.
d.
Informasi materi dan tujuan
pembelajaran
e.
Mengkondisikan kelas/kontrak pembelajaran.
2. Kegiatan Inti (40 Menit)
a. Guru memberikan stimulus berupa pemberian materi tentang bangun datar
simetris dan tidak simetris (eksplorasi)
b. Siswa diminta untuk
mengidentifikasi ciri bangun datar simetris (elaborasi)
c. Siswa diminta untuk mengidentifikasi ciri bangun datar yang tidak
simetris (elaborasi)
d. Siswa bersama guru melakukan tanya jawab tentang materi bangun datar
simetris dan tidak simetris (elaborasi)
e. Guru memberikan pujian atas jawaban yang telah disampaikan oleh siswa
(eksplorasi)
f. Secara bergiliran siswa diminta untuk mengelompokkan bangun-bangun
datar yang tergolong simetris dan tidak simetris (elaborasi)
g. Guru bersama siswa menanggapi hasil demonstrasi meluruskan kesalahan,
memberikan penguatan dan menyamakan persepsi (konfirmasi)
h. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, yang setiap kelompok terdiri
dari dua orang untuk membedakan bangun datar yang simetris dan tidak simetris
(elaborasi)
i. Siswa dibagi secara heterogen sesuai dengan jumlah kelompok untuk
menyelesaikan soal beserta gambar (elaborasi)
j. Siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi bersama teman masing-masing
kelompok (elaborasi)
k. Siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan teman kelompok untuk
mengamati gambar bangun datar simetris dan tidak simetris (elaborasi)
l. Guru memberikan kesempatan kepada yang telah selesai untuk mengumpulkan
hasil kegiatannya (elaborasi)
m. Secara bergantian perwakilan setiap kelompok maju ke depan untuk menempelkan gambar pada
kertas karton dan dilanjutkan dengan tanya jawab hasil diskusi (elaborasi)
n.
Guru bersama siswa bertanya jawab
meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan (konfirmasi)
o. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal yang belum
dipahami oleh siswa (elaborasi)
p. Menyamakan persepsi terhadap jawaban berkelompok yang diberikan siswa
(konfirmasi)
q. Guru membimbing siswa untuk membuat kesimpulan (elaborasi).
3. Kegiatan Penutup (20 Menit)
a.
Guru bersama-sama siswa melakukan
refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan
b.
Menarik kesimpulan tentang bangun
datar yang simetris dan tidak simetris
c.
Guru memberikan latihan soal tentang
bangun datar simetris dan tidak simetris
d.
Menutup pelajaran dan mengakhiri
kegiatan pembelajaran dengan berdoa.
VI.
Penilaian/Evaluasi
a.
Teknik : Tes
b.
Prosedur penilaian hasil :
Kemampuan siswa menyelesaikan soal
c.
Jenis tes : Tulisan
d.
Bentuk tes : Essay
Soal!
1.
Pada saat burung terbang
diangkasa, burung menggunakan sayapnya untuk terbang. Menurut kamu, apakah
bentuk permukaan sayap burung termasuk benda simetris? Tuliskan jawaban beserta
alasannya!
2.
Dari beberapa bangun datar di
bawah ini manakah yang termasuk bangun datar simetris dan tidak simetris?
3.
Hari minggu, Ibu Sari pergi ke pasar untuk membeli jamur.
Anak-anak Ibu Sari sangat meyukai sayuaran berjenis jamur tersebut, karena kandungan pada jamur sangat
bermanfaat bagi kesehatan. Dalam cerita tadi, terdapat kata “JAMUR”. Apabila
kata jamur dipisahkan menjadi beberapa huruf abjad maka, huruf apa sajakah yang
termasuk benda simetris?
4.
Rumah Pak Santoso, memiliki pintu yang
permukaannya berbentuk persegi panjang. Pintu rumah Pak Santoso memiliki model
berbelah, sehingga menjadi dua bagian yang ukuran dan bentuknya sama besar.
Oleh karena itu, apakah model permukaan pintu rumah Pak Santoso termasuk bangun
datar simetris atau bukan? serta gambarkan bentuk permukaan pintu rumah Pak
Santoso tersebut!
5.
Pada gambar bangun datar dibawah
ini tentukan garis simetrinya!
e.
Kunci jawaban
1.
Sayap burung termasuk benda
simetris. Karena, bentuk dan ukuran sayap burung antara kiri dan kanan adalah
sama besar.
2.
Dari gambar tersebut yang termasuk bangun datar simetris antara lain
Dan yang termasuk
bangun datar tidak simetris dari soal tersebut antara lain
3. JAMUR
Dari kata “JAMUR” huruf
yang termasuk benda simetris adalah huruf A M dan U.
4.
Gambar
permukaan pintu rumah Pak Santoso termasuk bangun datar simetris. Sebab,
berbentuk persegi panjang.
5.
f.
Instrumen penilaian
a.
Penilaian Hasil
Penilaian soal nomor 1-5
|
No.
|
Indikator
|
Skor
|
|
1.
|
Jawaban
Benar
|
20
|
|
2.
|
Jawaban
Benar
|
20
|
|
3.
|
Jawaban
Benar
|
30
|
|
4.
|
Jawaban
Benar
|
25
|
|
5.
|
Jawaban
Benar
|
25
|
|
Jumlah Skor
|
100
|
|
VII. Media/Sumber
A.
Media atau Alat Peraga : Kertas
bergambar benda berbentuk simetris dan tidak simetris, gunting, double tip,
kartas karton, spidol.
B.
Sumber Belajar :
BSNP. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan SD/MI. Depdiknas. Jakarta.
Sujadi,
R., & Siswono, Tatang Yuli Eko. 2004. Matematika
untuk Sekolah Dasar Kelas 4. Jakarta: PT Balai Pustaka (Persero). Hal:
Suparti,
Apriliyanto Broto, Mugiyanto, dkk. 2009. BSE Matematika untuk SD/MI kelas IV.
Jakarta: Pusat Pebukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Hal: 166-168.
Mengetahui Pontianak, April 2015
Dosen Pembimbing Penyusun,
Dra. KY. Margiati, M. Si. Suci Qamariah
NIP 19531216198003200 NIM F1081131031
Nama : Suci
Qamariah
NIM : F1081131031
Kelas : IV (Empat) B Reguler A
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah Dasar : SDN 31
Pontianak Barat
Mata
Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/ II
Alokasi
Waktu : 2 x 35 menit
Standar
Kompetensi : Geometri dan Pengukuran
8.
Memahami sifat bangun ruang sederhana dan hubungan antar bangun datar
Kompetensi Dasar : 8.3. Mengidentifikasi benda-benda dan bangun
datar
simetris.
Indikator
: 8.3.1. Mengidentifikasi ciri bangun datar yang
simetris.
8.3.2. Menentukan dua bangun datar yang simetris
8.3.3. Menentukan tiga bangun datar yang tidak
simetris
8.3.4. Menentukan
sumbu simetri suatu bangun datar.
I.
Tujuan Pembelajaran
1.
Setelah melakukan kegiatan dengan menggunaan
model-model gambar bangun datar, siswa dapat megidentifikasi ciri bangun datar
yang simetris dengan tepat.
2.
Setelah melakukan kegiatan dengan
menggunakan model-model gambar bangun datar, siswa dapat menentukan tiga bangun
datar yang simetris dengan tepat.
3.
Setelah melakukan kegiatan dengan
menggunakan model-model gambar bangun datar, siswa dapat menentukan dua bangun
datar tidak simetris.
4.
Melalui kegiatan tanya jawab
dengan menggunakan model-model gambar bangun datar, siswa dapat menentukan
sumbu simetri suatu bangun datar dengan tepat.
Karakter siswa yang diharapkan :
Rasa ingin tahu , Mandiri, Kreatif,
Kerja keras, Demokratis, Tanggung-jawab dan teliti.
II.
Materi Pembelajaran
A.
Mengenal Kesimetrian Bangun Datar
1.
Bangun Datar Simetris
Bangun datar
memiliki banyak sifat dan ciri khusus yang dapat dibedakan antara bangun datar
satu dengan yang lainnya. Ciri tersebut diantaranya adalah adanya bangun datar
yang simetris dan yang tidak simetris atau yang disebut dengan asimetris.
Bangun datar simetris adalah
bangun datar yang dapat dilipat (dibagi) menjadi dua bagian yang sama persis
baik bentuk maupun besarnya. Jadi, bangun datar simetris dapat dikatakan juga
sebagai bangun datar yang dapat dilipat menurut garis simetrinya, semua
pasangan sudut saling bertemu. Berikut ini adalah beberapa contoh bangun datar
yang termasuk simetris:
2.
Bangun Datar Tidak Simetris
Bangun datar tidak simetris adalah
bangun datar yang tidak memiliki garis simetri. Jadi bangun tidak simetris
adalah bangun datar yang apabila dilipat atau dibagi menjadi dua bagian, maka
ukuran dan bentuknya akan berbeda. Bangun datar yang tidak simetris disebut bangun asimetris. Berikut adalah
contoh bangun datar yang tidak simetris:
3. Mengenal Sumbu Simetri
Sumbu simetri
atau garis simetri adalah garis yang membagi bangun datar menjadi dua bangunan
yang simetris.
Perhatikan
contoh berikut!
A dan B adalah garis simetri atau sumbu
simetri. Berdasarkan gambar dapat diketahui bahwa bangun persegi panjang memiliki
dua sumbu simetri.
III.
Alokasi Waktu
2 x 35
menit
IV.
Metode Pembelajaran
a. Metode tanya jawab
b. Metode latihan
c. Metode diskusi
d. Metode demonstrasi
V.
Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
a.
Salam dan doa
b.
Absensi siswa
c.
Apersepsi : Anak-anak kita telah
mempelajari tentang berbagai macam bangun datar. Pada hari ini kita akan
mempelajari tentang mengidentifikasi benda-benda dan bangun datar simetris.
Nah, contoh yang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari adalah binatang
kupu-kupu. Pada kupu-kupu terdapat sayap yang keduanya memiliki ukuran dan
bentuk yang sama besar. Oleh karena itu, permukaan sayap kupu-kupu termasuk
contoh bangun datar simetris.
d.
Informasi materi dan tujuan
pembelajaran
e.
Mengkondisikan kelas/kontrak pembelajaran.
2. Kegiatan Inti (40 Menit)
a. Guru memberikan stimulus berupa pemberian materi tentang bangun datar
simetris dan tidak simetris (eksplorasi)
b. Siswa diminta untuk
mengidentifikasi ciri bangun datar simetris (elaborasi)
c. Siswa diminta untuk mengidentifikasi ciri bangun datar yang tidak
simetris (elaborasi)
d. Siswa bersama guru melakukan tanya jawab tentang materi bangun datar
simetris dan tidak simetris (elaborasi)
e. Guru memberikan pujian atas jawaban yang telah disampaikan oleh siswa
(eksplorasi)
f. Secara bergiliran siswa diminta untuk mengelompokkan bangun-bangun
datar yang tergolong simetris dan tidak simetris (elaborasi)
g. Guru bersama siswa menanggapi hasil demonstrasi meluruskan kesalahan,
memberikan penguatan dan menyamakan persepsi (konfirmasi)
h. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, yang setiap kelompok terdiri
dari dua orang untuk membedakan bangun datar yang simetris dan tidak simetris
(elaborasi)
i. Siswa dibagi secara heterogen sesuai dengan jumlah kelompok untuk
menyelesaikan soal beserta gambar (elaborasi)
j. Siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi bersama teman masing-masing
kelompok (elaborasi)
k. Siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan teman kelompok untuk
mengamati gambar bangun datar simetris dan tidak simetris (elaborasi)
l. Guru memberikan kesempatan kepada yang telah selesai untuk mengumpulkan
hasil kegiatannya (elaborasi)
m. Secara bergantian perwakilan setiap kelompok maju ke depan untuk menempelkan gambar pada
kertas karton dan dilanjutkan dengan tanya jawab hasil diskusi (elaborasi)
n.
Guru bersama siswa bertanya jawab
meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan (konfirmasi)
o. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal yang belum
dipahami oleh siswa (elaborasi)
p. Menyamakan persepsi terhadap jawaban berkelompok yang diberikan siswa
(konfirmasi)
q. Guru membimbing siswa untuk membuat kesimpulan (elaborasi).
3. Kegiatan Penutup (20 Menit)
a.
Guru bersama-sama siswa melakukan
refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan
b.
Menarik kesimpulan tentang bangun
datar yang simetris dan tidak simetris
c.
Guru memberikan latihan soal tentang
bangun datar simetris dan tidak simetris
d.
Menutup pelajaran dan mengakhiri
kegiatan pembelajaran dengan berdoa.
VI.
Penilaian/Evaluasi
a.
Teknik : Tes
b.
Prosedur penilaian hasil :
Kemampuan siswa menyelesaikan soal
c.
Jenis tes : Tulisan
d.
Bentuk tes : Essay
Soal!
1.
Pada saat burung terbang
diangkasa, burung menggunakan sayapnya untuk terbang. Menurut kamu, apakah
bentuk permukaan sayap burung termasuk benda simetris? Tuliskan jawaban beserta
alasannya!
2.
Dari beberapa bangun datar di
bawah ini manakah yang termasuk bangun datar simetris dan tidak simetris?
3.
Hari minggu, Ibu Sari pergi ke pasar untuk membeli jamur.
Anak-anak Ibu Sari sangat meyukai sayuaran berjenis jamur tersebut, karena kandungan pada jamur sangat
bermanfaat bagi kesehatan. Dalam cerita tadi, terdapat kata “JAMUR”. Apabila
kata jamur dipisahkan menjadi beberapa huruf abjad maka, huruf apa sajakah yang
termasuk benda simetris?
4.
Rumah Pak Santoso, memiliki pintu yang
permukaannya berbentuk persegi panjang. Pintu rumah Pak Santoso memiliki model
berbelah, sehingga menjadi dua bagian yang ukuran dan bentuknya sama besar.
Oleh karena itu, apakah model permukaan pintu rumah Pak Santoso termasuk bangun
datar simetris atau bukan? serta gambarkan bentuk permukaan pintu rumah Pak
Santoso tersebut!
5.
Pada gambar bangun datar dibawah
ini tentukan garis simetrinya!
e.
Kunci jawaban
1.
Sayap burung termasuk benda
simetris. Karena, bentuk dan ukuran sayap burung antara kiri dan kanan adalah
sama besar.
2.
Dari gambar tersebut yang termasuk bangun datar simetris antara lain
Dan yang termasuk
bangun datar tidak simetris dari soal tersebut antara lain
3. JAMUR
Dari kata “JAMUR” huruf
yang termasuk benda simetris adalah huruf A M dan U.
4.
Gambar
permukaan pintu rumah Pak Santoso termasuk bangun datar simetris. Sebab,
berbentuk persegi panjang.
5.
f.
Instrumen penilaian
a.
Penilaian Hasil
Penilaian soal nomor 1-5
|
No.
|
Indikator
|
Skor
|
|
1.
|
Jawaban
Benar
|
20
|
|
2.
|
Jawaban
Benar
|
20
|
|
3.
|
Jawaban
Benar
|
30
|
|
4.
|
Jawaban
Benar
|
25
|
|
5.
|
Jawaban
Benar
|
25
|
|
Jumlah Skor
|
100
|
|
VII. Media/Sumber
A.
Media atau Alat Peraga : Kertas
bergambar benda berbentuk simetris dan tidak simetris, gunting, double tip,
kartas karton, spidol.
B.
Sumber Belajar :
BSNP. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan SD/MI. Depdiknas. Jakarta.
Sujadi,
R., & Siswono, Tatang Yuli Eko. 2004. Matematika
untuk Sekolah Dasar Kelas 4. Jakarta: PT Balai Pustaka (Persero). Hal:
Suparti,
Apriliyanto Broto, Mugiyanto, dkk. 2009. BSE Matematika untuk SD/MI kelas IV.
Jakarta: Pusat Pebukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Hal: 166-168.
Mengetahui Pontianak, April 2015
Dosen Pembimbing Penyusun,
Dra. KY. Margiati, M. Si. Suci Qamariah
NIP 19531216198003200 NIM F1081131031
Tidak ada komentar:
Posting Komentar